
Kapal pesiar termewah dunia saat ini bukan saja milik Costa Concordia
yang baru saja tenggelam minggu lalu. Dunia masih memiliki kapal super
mewah lainnya yang lebih mahal dan berkelas dari Costa Concordia, yaitu Oasis of The Seas.
Sebagai gambaran umum, Oasis of The Seas -sejak 2009-
telah menggantikan posisi The Freedom of The Seas sebagai salah satu
kapal penumpang paling besar yang ada di dunia hingga saat ini. Kapal
pesiar termewah dan terbesar yang dioperasikan pemakaiannya mulai 5
Desember 2009 (selesai dibangun 28 Oktober 2009) ini menelan
biaya sebesar US.$.1,4 miliar ini memiliki 16 deck penumpang lengkap
dengan pelayanan super kelas dunia yang tidak dapat disebutkan satu
persatu dalam tulisan ini.
Mengenal sosok Kapten Kapal Francesco Schettino.
Karamnya kapal pesiar mewah berkelas
lainnya (Costa Concordia) baru-baru ini telah hangat dibicarakan dan
diberitakan di seluruh dunia tentang apa sebab, latar belakang dan
rincian kerugian matrial dan jiwa penumpangnya. Bahkan juga hangat
dibicarakan nasib kapten kapal laut dengan berbagai pranalar dan
literatur tentang sosok pribadi sang kapten yang misterius tersebut.
Kapten Francesco Schettino pantas
disebut misterius dalam berbagai hal karena terjebak dalam aneka
penilian inkredibilitas yang menyerang dirinya oleh pemberitaan media
massa di seluruh dunia. Beberapa hal yang dituduhkan kepadanya antara
lain adalah :
- Kapten costa mengubah rute

- Kapten kapal bermanuver meminta pertolongan.
- Kapten kapal terlalu dekat pantai, telah diperingatkan oleh pengawas pantai.
- Kapten kapal sedang bermesraan dengan wanita pujaannya saat kapal menabrak koral (karang).
- Kapten kapal memberikan informasi yang berlawanan dengan pengakuannya bahwa ia adalah orang terakhir yang meninggalkan kapalnya.
Kapten kapal ini juga dianggap tidak
berempati dengan meninggalkan kapalnya tatkala menjatuhkan dirinya pada
sebuah skoci dan memilih melarikan diri dengan sebuah taksi untuk
menggantikan kaos kakinya yang basah.
Banyak lagi penilaian negatif dan
memojokkan sang kapten yang lahir di Sorrento Meta, Naples, Italia pada
tanggal 14 Nopember 1960 ini. Bahkan penjaga pantai di pelabuhan Giglio
Porto yang meminta agar ia kembali ke kapalnya dan tidak meninggalkan
penumpangnya yang sedang memerlulan upaya penyelamatan.
Pendek kata, pria bergaya cowboy
yang berzodiak Scorpio ini dinilai banyak kalangan memang sangat aneh
sikapnya dan dianggap memiliki perilaku yang menyimpang untuk menjadi
kapten kapal sekelas kapal mewah seperti Costa Concordia yang
dinahkodainya sejak 6 tahun terakhir. Ia bergabung dengan Csta Cruises
pada 2002. Sebelum menjabat sebagai nahkoda (2006) alumnus Institut
Bahari di Sorento, Italia ini lebih dahulu menjabat sebagai wakil
nahkoda selama hampir 2 tahun.
Meskipun penduduk desanya di
Sorrento Metta serta pengcara menilainya positif karena telah berusaha
membawa kapalnya ke posisi lebih dekat ke arah pantai, apa daya media
massa internasional dan beberapa anak buahnya bahkan rekaman percakapan
dengan penjaga pantai di pelabuhan Giglio serta sopir taksi yang
membahwa ke toko pakaian dalam memberikan kesaksian bahwa sang nahkoda
tidak bertanggung jawab terhadap penumpangnya.
Hantu Titanic, Maniak Titanic ataukah Tragedi murni?
Selain hiruk pikuk berita dunia membahas
sosok nahkoda yang misterius tersebut, media massa juga mulai
mengorek-ngorek dan mengaitkan peristiwa tenggelamnya kapal pesiar mewah
pertama di dunia RMS Titanic pada 14 April 1912 lalu, atau hampir satu
abad (kurang 90 hari) dengan peristiwa tenggelamnya Costa Concordia
beberapa hari lalu.
Ada beberapa kaitan yang menarik
-entah benar apa tidak- yang terkandung dalam dua peristiwa bersejarah
karamnya kapal pesiar mewah tersebut. Beberapa hal yang perlu dikaji
antara lain adalah :
- Seperti Titanic yang kejadiannya mulai terjadi juga saat makan malam, Costa Concordia juga kejadiannya pada saat makan malam. (sumber : http://forumku.info/tragedi-costa-concordia-baca.html)
- Peristiwa tenggelamnya Titanic sama persis tanggalnya yakni tanggal 14, meskipun tahun dan bulannya berbeda namun peristiwa yang terjadi salam waktu hampir seabad kemudia (100 tahun) ini dianggap sebuah kemiripan dan teka-teki yang menantang untuk dianalisis lebih lanjut. Bahkan jika mengacu kepada perbedaan waktu (bumi berevolusi dan berotasi terhadap matahari antara 364- 365 hari dalam setahun) atau berbeda antara 12 - 24 jam dengan tahun berikutnya maka dalam waktu 100 tahun berarti dalam satu abad terdapat 50 - 100 hari selisih hari yang mendekati tepat 100 tahun peristiwa tenggelamnya Titanic. (Mohon pembaca budiman meluruskannya jika ada masukan tentang hal ini -red)
- Posisi sobekan lambung kapal antara kedua kapal pesiar naas tersebut juga persisi sama yaitu berada tepat di bagian kanan lambung kapal dan posisinya berada antara bagian depan dan tengah (bukan bagian tengahnya).
- Salah satu cucu dari seorang penumpang Titanic yang selamat dalam peristiwa 100 tahun lalu ternyata berada dalam kapal Concordia, yaitu Valentina Capuano. Dia adalah cucu dari kakek Giovani yang berada di kapal Titanic 100 tahun lalu.
- Peristiwa lainnya adalah adanya kisah “perpisahan dan cinta sejati” dalam situasi mencekam, yaitu kisah penuh emosional antara sepasang suami isteri asal Perancis yaitu Nicole Servel (61) dengan suaminya Francasi Servel (71). Mirip dengan peristiwa kisah cinta di kapal Titanic antara Jack Dawson dan Rose Dewitt, dua sejoli yang dilanda mabuk asmara juga hampir sama terjadi di kapal Costa Concordia.
- Masih menurut para penumpang yang sebagian menjadi saksi bahwa pada saat kapal mulai karam, mereka mendengarkan alunan musik yang melantunkan lagu legendaris mengingatkan Titacni, yaitu ” My Heart Will Go On,” Entah itu berupa halusinasi atau tidak namun banyak orang meyakini memang benar lagu itu terdengar pada saat evakuasi berjalan sebelum sistim elektrik seluruhnya mati.
Berdasarkan kajian di atas, apakah
mungkin peristiwa tenggelamnya Titanic 100 tahun lalu menjadi sebuah
inspirasi bagi seseorang atau sekolompok orang yang maniac terhadap
legenda Titanic sehingga melakukan sesuatu sebelum tepat tanggal 14
April 2o12?
Jika benar, mengapa ia melakukannya
sebelum tanggal 14 April 2012? Padahal tanggal 14 April 2012 nanti
adalah juga hari Sabtu atau menjelang Minggu (dinihari). Mengapa orang
itu tidak sabar menunggu sampai datangnya peristiwa itu agar berpotensi
lebih unik? Lagi pula tipis terjadinya kesengajaan untuk sebuah obsesi
yang tidak humanis karena mengorbankan jiwa orang-orang yang tidak
berdosa, bukan?
Kalau begitu siapakah ia? Apakah
hantu Titanic “kakek” Giovani mencari cucunya Valentian Capuano terus
penasaran dan gentayangan selama 100 tahun untuk mencari cucunya? Kalau
penasaran, buat apa kakek Giovani mencarinya ke Kapal, bukankah sang
kakek cukup melihat (berkunjung) ke rumah cucunya saja..?
Ahhhhh,.. ada - ada saja. Meskipun tidak ada kaitannya dengan hantu Titanic, tetap saja peristiwa karamnya si
“Costa” itu menimbulkan tanda tanya dan menarik untuk dianalisis. Bukan
saja karena biaya kerugian si Costa yang teramat besar dan membuat
setengah bangkrut asuransi penjaminnya, tapi juga karena si
“Costa” menyebabkan terjadinya korban jiwa terhadap penumpangnya yang
tidak berdosa yang telah dibawanya beberapa saat, tapi tak dapat lagi
kembali pada keluarganya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar